Homeschooling Anak Tunanetra

Nov - 19
2019

Homeschooling Anak Tunanetra

Seiring perkembangan jaman, pendidikan di Indonesia mengalami kemajuan yang cukup signifikan.  Pembelajaran yang ada saat ini tidak hanya bisa anda lakukan di sekolah – sekolah umum konvensional, anak – anak kini bisa juga menimba ilmu dengan belajar di rumah.  Hal ini biasa disebut dengan homeschoolong.  Sistem pendidikan yang satu ini memang belum banyak dilakukan di Indonesia.  Namun, di beberapa kota besar I dIndonesia banyak yang memanfaatkan metode pembelajara homeschooling ini.  Rata – rata metode homeschooling ini dilakukan olh orang – orang dengan kondisi ekonomi menengah ke atas.  Hal ini biasanya mereka lakukan karena, melalui homeschooling anak akan lebih leluasa dalam menikmati setiap proses belajar yang dilakukan.  Terutama bagi anak – anak yang berkebutuhan khusus seperti anak – anak penyandang tunanetra.  Mereka tentu akan membutuhkan lebih banyak perhatian khusus dibandingkan dengan anak – anak yang lainnya saat belajar.  Untuk itu, homeschooling merupakan pilihan yang tepat bagi mereka. 

Manfaat Homeschooling untuk Anak Tunanetra

Homeschooling sendiri merupakan sebuah kegiatan belajar mengajar yang mempunyai banyak sekali manfaat.  Tujuan utama dari melakukan homeschooling untuk anak tunanetra adalah untuk membuat proses belajar yang lebih nyaman dan menyenangkan bagi anak – anak tunanetra.  Homeschooling akan membuat murid tunanetra akan belajar langsung pada dunia nyata dengan penyesuasian yang pas dengan kondsisi anak tersebut.  Sehingga, anak bisa menyerap informasi dengan baik.  Hal ini tentu merupakan sebuah manfaat yang baik bagi anak dan juga bagi pada orang tua.  Berikut ini adalah manfaat dari homeschooling untuk anak tunanetra, yakni sebagai berikut:

1.Suasana Belajar Kondusif
Manfaat pertama menyekolahkan anak anda yang menyandang tunanetra adalah anak anda akan mendapatkan suasana belajar yang kondusif, nyaman, ramah, dan bersahabat bagi kondisi anak anda.  Hal ini yang bisa sangat bermanfaat bagi anak anda yang memiliki kebutuhan khusus.  Sehingga, ia bisa lebih fokus dalam belajar.  Serta, guru akan lebih mudah untuk menemukan bakatnya yang terpendam, sehingga bisa digali dan diekspresikan dengan baik.

2.Anak Sebagai Subjek Belajar
Dengan belajar melalui homeschooling, anak – anak penyandang tunanetra akan mendapatkan kesempatan untuk menentukan sendiri materi yang ingin ia pelajari sesuai dengan kebutuhan dan kondisinya.  Sehingga, anak akan benar – benar secara langsung menjadi subjek dalam proses belajar tersebut.  Anak tidak akan menjadi objek yang mengikuti pengajar, namun pengajarlah yang menyesuaikan dengan kondisi anak tersebut.

3.Fleksibel
Homeschooling merupakan pendidikan informal, sehingga kunci utama dari proses pembelajaran secara homeschooling ada pada fleksibilitas waktunya.  Untuk anak dengan kebutuhan khusus seperti tunanetra, akan ada beberapa waktu yang dibutuhkan untuk pengobatan dan perawatan.  Sehingga, anda bisa melakukan penyesuaian waktu belajar.  Jadi, anak anda akan merasa nyaman dalam mengikuti proses pembelajaran.

4.Perhatian Individu
Pada metode pembelajaran sekolah umum, kelas akan terdiri dari 30 – 40 orang murid dengan 1 guru saja yang mengajar.  Dengan begitu, guru akan mengalami keslitan untuk memperhatikan seluruh anak muridnya satu per satu.  Hal ini tentu tidak adil bagi anak yang lainnya.  Terutama jika murid merupakan anak berkebutuhan khusus seperti tunanetra yang perlu bimbingan yang lebih dan perhatian yang terpusat.  Sehingga, segala kebutuhan yang ia perlukan dalam pembelajaran bisa terpenuhi.

Demikianlah manfaat – manfaat homeschooling untuk anak tunanetra.  Semoga informasi di atas bisa memberikan anda pengetahuan baru.  Terima kasih!

Kami tertarik dengan Adinata Homeschooling

Chat di Whatsapp